SIGLI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli menggelar kegiatan Coaching KPM Berdampak Angkatan XXXVI. Acara yang berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026 ini bertempat di Aula PTI Al-Hilal Sigli dan menjadi bekal krusial bagi para peserta sebelum terjun ke tengah masyarakat.
Persiapan Matang Sebelum Terjun ke Lapangan
Kegiatan coaching ini diikuti oleh 137 mahasiswa dari STIS dan STIT Al-Hilal Sigli. Tujuan utama dari pembekalan ini adalah untuk memberikan arahan strategis, teknis, serta penguatan mental bagi mahasiswa agar program yang dijalankan nantinya benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa KPM tahun ini mengusung semangat “KPM Berdampak”, di mana mahasiswa tidak hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi juga membawa solusi dan inovasi bagi desa tempat mereka mengabdi.
Standar Pelaporan dan Output Jurnal Internasional
Ketua LP2M STIS Al-Hilal Sigli, Amsanul Amri, menekankan bahwa KPM tahun ini memiliki standar output yang sangat tinggi. Beliau menjelaskan bahwa sistem pelaporan KPM kini dilakukan secara terintegrasi dengan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang disusun secara selektif.
“Pelaporan KPM dilakukan terintegrasi dengan Program PkM yang disusun secara selektif, melalui pengawasan supervisor yang ditetapkan LP2M, kemudian disidangkan oleh tim dewan sidang dari Dosen yang sudah tersertifikasi. Harapannya laporan PkM tersebut menjadi luaran yang dipublish di berbagai jurnal pengabdian yang terindeks Sinta dan Scopus,” ujar Amsanul Amri (Ketua LP2M STIS Al-Hilal Sigli).
Hal ini menunjukkan komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah mahasiswa dan dosen, sekaligus memastikan bahwa pengabdian yang dilakukan terdokumentasi secara global.
Fokus Lokasi: Kecamatan Tiro/Truseb, Pidie
Untuk angkatan XXXVI ini, lokasi pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) akan dipusatkan di Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, Aceh. Selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai tanggal 2 April hingga 30 April 2026, para mahasiswa akan berkolaborasi dengan warga setempat dalam berbagai program pemberdayaan.
Kecamatan Tiro dipilih sebagai lokasi pengabdian untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan masyarakat pedesaan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Dukungan Penuh dari Yayasan PTI Al-Hilal
Kegiatan ini dikoordinasikan sepenuhnya oleh LP2M sebagai bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dukungan penuh juga diberikan oleh pimpinan STIS dan STIT Al-Hilal Sigli di bawah naungan Yayasan PTI Al-Hilal Sigli, yang terus berkomitmen mencetak lulusan yang peka terhadap isu sosial di Kabupaten Pidie.
Dengan adanya coaching ini, diharapkan seluruh mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan disiplin, menjaga nama baik almamater, dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat di Kecamatan Tiro.









