SIGLI – Harapan masyarakat Kabupaten Pidie untuk memiliki Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kini selangkah lagi akan menjadi kenyataan. Dalam sebuah pertemuan penuh keharuan yang berlangsung, Yayasan Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli secara resmi menyatakan keikhlasannya untuk melepaskan seluruh aset kampus demi menyukseskan proses penegerian tersebut.
Ketua Yayasan PTI Al-Hilal Sigli, H. Abdullah Ali, S.Ag., M.Pd, menegaskan bahwa keputusan besar ini diambil murni demi masa depan pendidikan generasi muda di Pidie. Pengalihan aset yayasan ini menjadi bentuk pengabdian nyata agar akses perkuliahan di kampus negeri menjadi lebih dekat, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat lokal.
Dukungan Penuh Kopertais Wilayah V Aceh
Langkah mulia dari pihak yayasan ini mendapat apresiasi tinggi serta pengawalan langsung dari Kopertais Wilayah V Aceh. Koordinator Kopertais Aceh yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag, hadir langsung untuk memberikan dukungan moral dan taktis dalam pertemuan tersebut.
Prof. Mujiburrahman menyatakan bahwa pihak Kopertais siap mendampingi dan mengawal seluruh proses administrasi serta pemenuhan persyaratan yang dibutuhkan ke tingkat kementerian. Sinergi yang kuat ini dinilai menjadi modal utama untuk mempercepat lahirnya kampus negeri baru di Kabupaten Pidie.

Pemkab Pidie Siap Sokong Proses Alih Status
Pemerintah Kabupaten Pidie juga menyambut baik dan bergerak cepat merespons keikhlasan pihak yayasan. Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Drs. Samsul Azhar, menyampaikan bahwa Pemkab Pidie berkomitmen penuh untuk memfasilitasi segala regulasi, kebijakan, dan kebutuhan yang diperlukan dalam proses transisi penegerian ini.
Dengan adanya kesepahaman yang solid antara pihak yayasan, Kopertais, dan pemerintah daerah, tim persiapan penegerian kini fokus mempercepat kelengkapan berkas administrasi serta pemetaan aset.
Transformasi PTI Al-Hilal Sigli menjadi perguruan tinggi negeri diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah lintas Pantai Timur-Utara Aceh, tetapi juga mampu mendongkrak roda perekonomian dan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Pidie secara signifikan.

berita terkait:
https://stitalhilalsigli.ac.id/?p=6945
https://lbr.co.id/mou-pemkab-pidie-dengan-uin-ar-raniry-b-aceh-menjadikan-rsud-tcd-sebagai-mitra-pendidikan-kedokteran-hingga-proses-penegerian-pti-al-hilal/





